Tambah Level User (Pengaturan Hak Akses)

Tujuan:

Fitur ini digunakan untuk mengelola hak akses/otorisasi masing-masing pengguna berdasarkan level atau peran (role) di dalam sistem.


Cara Akses:

  1. Masuk ke Menu User AccountData Pengguna.
  2. Klik tombol + Level User.
  3. Muncul form pengaturan Level User dan Hak Akses.

Penjelasan Komponen di Form Tambah Level User:

Nama KomponenDeskripsiCara PengisianContoh
Level UserNama peran atau kategori akses. Misalnya Superakses, Admin Apotek, Kasir, Apoteker, dll.Ketikkan nama level akses.superakses, kasir, apoteker
Filter Tipe PenjualanMenentukan tipe transaksi apa yang dapat diakses user ini:
– Umum: penjualan bebas
– Resep: penjualan dengan resep dokter
– Grosir: penjualan dalam jumlah besar.
Centang tipe-tipe penjualan yang ingin diizinkan.Umum, Resep, Grosir
Filter UnitMenentukan apakah user dapat mengakses semua unit atau hanya unit tempat dia terdaftar.Pilih Semua atau Unit Sendiri.Semua
Hak AksesPengaturan detail fitur mana saja yang bisa diakses oleh level user ini. Dibagi dalam kategori:
– Recurring Payment
– Inventory
– Messaging
– Master Data
Centang kotak untuk fitur yang boleh diakses user.Produk Layanan, Invoice Pelanggan, Supplier, Pabrik

Penjelasan Opsi Hak Akses (Detail):

KategoriHak AksesFungsi
Recurring PaymentProduk Layanan, Invoice Pelanggan, Pembayaran InvoiceMengelola layanan berulang, faktur, dan pembayaran pelanggan.
Inventory(Jika tersedia) Mengelola stok produk dan gudang.
Messaging(Jika tersedia) Mengelola sistem pesan internal.
Master DataPabrik, Supplier, Asuransi, Jasa Apoteker, Bentuk Sediaan, Vendor EDCMengelola data master yang digunakan untuk transaksi dan laporan.

Alur Membuat Level User Baru:

  1. Klik + Level User.
  2. Isi nama Level User sesuai peran yang ingin dibuat.
  3. Atur Filter Tipe Penjualan:
    • Centang tipe penjualan yang boleh diakses.
  4. Atur Filter Unit:
    • Pilih apakah user dapat mengakses semua unit atau hanya unitnya sendiri.
  5. Pilih Hak Akses:
    • Centang menu/fungsi yang diperbolehkan untuk user dengan level ini.
  6. Klik Simpan untuk menyimpan pengaturan level baru.

Catatan Penting:

  1. Hak akses yang terlalu luas untuk user yang tidak berwenang bisa menyebabkan risiko keamanan data.
  2. Pembuatan Level User yang tepat akan membantu membatasi akses sehingga keamanan sistem lebih terjamin.
  3. Pastikan hanya user tertentu (misal Superakses) yang diberi akses penuh ke semua modul.

Contoh Skema Pembagian Role User

Berikut adalah contoh pembagian role (level user) beserta hak akses utamanya:

Level UserAkses UtamaKeterangan
SuperaksesSemua fitur tanpa batasanMemiliki otoritas penuh termasuk setting aplikasi, manajemen user, laporan keuangan, inventaris, transaksi semua tipe, approval pembelian, dll.
ApotekerManajemen stok dan transaksi resepAkses ke modul inventory, penerimaan barang, transaksi berbasis resep dokter, laporan penggunaan obat, input nomor SIPA dan STRA.
KasirTransaksi kasir umum dan grosirAkses ke kasir, pembayaran pelanggan, pencetakan struk, input transaksi umum, input transaksi grosir, tidak dapat mengubah stok atau setting.

Checklist Rekomendasi Pengaturan Hak Akses per Tipe User

Berikut rekomendasi checklist pengaturan hak akses saat membuat Level User:

FiturSuperaksesApotekerKasir
Setting Aplikasi
Manajemen User
Penerimaan Barang (DO)
Stok/Inventory
Transaksi Penjualan (Umum)
Transaksi Penjualan (Resep)
Grosir
Approval Pembelian
Notifikasi WhatsApp
Laporan Penjualan
Reset Data/Pengkososongan Stok

Keterangan:

  • ✅ = Akses diizinkan
  • ❌ = Akses tidak diberikan

Catatan:

  • Level Superakses sebaiknya dibatasi hanya untuk manajer/apoteker penanggung jawab utama.
  • Level Apoteker difokuskan untuk operasional terkait obat, resep, dan stok.
  • Level Kasir hanya diberi hak pada transaksi, agar tidak terjadi kesalahan pada data stok atau pengaturan sistem.
April 23, 2025
Was this article helpful?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *