
📌 Deskripsi Umum
Halaman Data Supplier/PBF menyimpan seluruh informasi tentang Pedagang Besar Farmasi (PBF) yang menjadi mitra pengadaan produk obat. Data ini digunakan sebagai referensi utama saat mencatat atau mengelola pengadaan dalam sistem.
Relasi: berelasi langsung dengan fitur Pengadaan Produk untuk menandai produk diperoleh dari PBF mana.
📊 Penjelasan Tabel Kolom
| Kolom | Penjelasan |
|---|---|
| No. | Nomor urut otomatis sesuai data tampil |
| Nama Supplier | Nama resmi supplier/PBF |
| Alamat | Alamat kantor atau lokasi usaha PBF |
| Telp | Nomor telepon yang bisa dihubungi |
| Alamat email resmi (opsional, tetapi disarankan) | |
| Aksi | Tombol untuk mengedit atau menghapus data |
✍️ Cara Pengisian Data
Gunakan tombol + Tambah Supplier untuk membuka form input data supplier baru. Kolom-kolom yang perlu diisi:
| Kolom | Penjelasan Pengisian |
|---|---|
| Nama Supplier | Nama lengkap PBF. Contoh: PT. GOVINDO SAUDARA JAYA |
| Alamat | Alamat kantor PBF. Contoh: Jl. Soekarno, Pangkalpinang |
| Telp | Nomor telepon utama kantor atau PIC. Contoh: 08123456789 |
Email kantor atau sales. Contoh: info@govindofarma.com (bisa dikosongkan jika tidak tersedia) |
🛠️ Tombol Aksi
- Edit (tombol biru): Untuk memperbarui data supplier.
- Delete (tombol merah): Untuk menghapus data (dengan konfirmasi terlebih dahulu).
🔍 Fitur Tambahan
- Search: Untuk mencari nama supplier dengan cepat.
- Reload: Menyegarkan isi tabel.
- Show Entries: Mengatur jumlah baris per halaman.
- Pagination: Navigasi antar halaman data (terlihat jika jumlah data lebih dari 10).
🔗 Relasi Data
Data ini digunakan saat pengadaan produk obat, khususnya pada bagian input:
“Dibeli dari Supplier / PBF”
Dengan demikian, setiap transaksi pengadaan dapat dilacak ke supplier resmi yang bertanggung jawab atas distribusi obat tersebut.
📝 Catatan Validasi
Untuk menjaga integritas data:
- Jika ada supplier yang memiliki beberapa cabang, sebaiknya tambahkan nama cabang di belakang. Contoh:
PT. Kimia Farma Cabang Padang - Gunakan huruf kapital sesuai kaidah nama perusahaan
- Hindari entri uji coba seperti
coba adit1,coba lagi, dst. Data dummy sebaiknya dihapus sebelum sistem digunakan secara penuh - Jika ada supplier yang memiliki beberapa cabang, sebaiknya tambahkan nama cabang di belakang. Contoh:
PT. Kimia Farma Cabang Padang