
🧾 Form Transaksi Penjualan Resep
Form ini digunakan untuk mencatat penjualan berdasarkan resep dokter. Terdapat dua bagian utama: form input atas (data resep & pasien) dan bagian bawah (item resep & perhitungan otomatis). Sistem juga memiliki rumus otomatis berdasarkan kekuatan sediaan untuk menghitung jumlah obat yang harus diambil, menjadikannya sangat efisien bagi apotek dalam menangani resep kompleks.
🔹 Header Form
| Kolom | Fungsi |
|---|---|
| Nama Dokter | Dokter pemberi resep. Bisa dipilih dari daftar atau ditambahkan secara langsung. |
| Nama Pasien | Wajib diisi. Pasien harus sudah terdaftar agar transaksi resep bisa dilakukan. |
| Nama Sales | Opsional. Bisa digunakan jika penjualan dilakukan melalui perantara. |
| Cara Bayar | Metode pembayaran (tunai, EDC, piutang, dll). |
| Asuransi | Digunakan jika pasien memiliki jaminan asuransi (misalnya BPJS). |
| No. Kartu | Diisi dengan nomor kartu peserta asuransi bila dibutuhkan. |
| No. SEP | Opsional. Untuk klaim BPJS bila menggunakan sistem bridging. |
| Nomor R/ (F4) | Diisi nomor urut resep (misal: R/1, R/2, dst). |
| Signa | Diisi aturan pakai sesuai anjuran dokter (misal: 3×1 tablet, atau 1dd1/2). |
| Aturan Minum | Diisi dengan pilihan seperti “sesudah makan”, “sebelum makan”, dll. |
| Nama Items | Nama item obat yang diresepkan. Bisa dicari manual atau dipilih dari daftar. |
| Satuan | Satuan item, otomatis ditarik dari data produk. |
| Permintaan | Jumlah kebutuhan obat berdasarkan resep. |
| Jumlah Tebus | Jumlah yang akan diberikan ke pasien (biasanya sama dengan permintaan). |
| Dosis Racik | Jika berbeda dari kekuatan sediaan, maka sistem akan hitung otomatis jumlah yang dibutuhkan. |
🔹 Perhitungan Otomatis Berdasarkan Kekuatan Sediaan
Jika kolom “Kekuatan Sediaan” diisi pada master produk (misalnya Paracetamol 500 mg), maka sistem akan menghitung jumlah yang dibutuhkan berdasarkan rumus:(Kekuatan Sediaan x Jumlah Permintaan) / Dosis Racik
Contoh:
Jika dokter menulis: Paracetamol 250 mg sebanyak 10 kali minum, sedangkan produk Paracetamol tersedia dalam 500 mg, maka:
→ 500 x 10 / 250 = 20 tablet
Sistem akan otomatis menghitung dan mengisi jumlah 20 tablet di kolom “Jumlah”.
🔹 Tabel Resep dan Penambahan Obat
| Kolom | Fungsi |
|---|---|
| Nama Items | Nama obat yang dipilih. Tersedia juga tombol ikon untuk lihat detail ED, history pembelian, kartu stok, dan hapus. |
| Jml Permntn | Jumlah permintaan dokter. |
| Jml Tebus | Jumlah yang akan diberikan ke pasien (bisa disesuaikan dari permintaan). |
| Dosis Racik | Diisi dosis yang diresepkan, digunakan dalam perhitungan otomatis jika berbeda dari kekuatan sediaan. |
| Jumlah | Diisi otomatis oleh sistem jika kolom dosis dan kekuatan sediaan tersedia. |
| Satuan | Satuan terkecil dari produk (misal tablet, kapsul, ml, dll). |
| Sisa | Menampilkan stok terakhir dari item yang dipilih. |
| Diskon % | Jika ingin memberikan potongan dalam persentase. |
| Diskon RP | Jika ingin memberikan potongan harga dalam nominal langsung. |
| Harga | Harga satuan obat. |
| Subtotal | Total harga dari item resep. |
🔹 Bagian Tambahan
| Kolom | Fungsi |
|---|---|
| Enter Note | Bisa digunakan untuk memberikan catatan khusus dari dokter. |
| Jasa Farmasi | Biaya jasa racik atau pelayanan resep. Nilai ini bisa ditambahkan manual per resep. |
| Tambah ke Keranjang | Setelah semua item dimasukkan dan dihitung, klik tombol ini untuk memasukkan ke dalam transaksi. |
| Tombol Bayar [F8] | Melanjutkan ke proses pembayaran seperti pada POS Umum/Grosir. |
Perlu diketahui, harga jual resep diambil dari harga jual resep pada fitur manajemen harga.