
📌 Tujuan:
Fitur ini digunakan untuk mencatat penutupan kas harian atau per shift, sekaligus melakukan verifikasi terhadap jumlah uang fisik yang ada dengan total transaksi yang tercatat oleh sistem. Penutupan kas ini wajib dilakukan agar kasir dapat membuka kas baru di hari atau shift berikutnya.
📥 Komponen Form Tambah Data Setor:
| Kolom | Fungsi |
|---|---|
| Tanggal | Waktu dan tanggal dilakukan penutupan kas. Terisi otomatis tapi bisa diubah. |
| Uang Fisik | Jumlah uang tunai yang benar-benar dihitung secara manual oleh kasir saat akhir shift. |
| Selisih | Akan otomatis dihitung oleh sistem berdasarkan perbandingan antara uang fisik dan total di sistem. |
| Koreksi | Diisi jika ada perbedaan yang sudah diketahui penyebabnya (contoh: uang jatuh, transaksi non-tunai, dll). |
| Keterangan | Catatan bebas, biasanya digunakan untuk menjelaskan selisih atau menandai shift. |
📊 Ringkasan Data Sistem di Sisi Kanan:
| Data Sistem | Keterangan |
|---|---|
| Penjualan | Total nilai transaksi penjualan tunai. |
| Jasa Farmasi | Nilai dari transaksi layanan farmasi jika ada. |
| Pembayaran Piutang | Total uang masuk dari pembayaran hutang pelanggan. |
| Retur Penjualan | Nilai retur yang dikembalikan. |
| Buka Kas | Modal awal kas yang dicatat saat pembukaan kas. |
| Piutang | Nilai transaksi yang belum dibayar (dalam bentuk hutang). |
| Ongkir | Tambahan biaya pengiriman yang dibayarkan tunai. |
| Total | Akumulasi semua poin di atas sebagai referensi pencocokan. |
Sistem akan menghitung total uang tunai seharusnya, lalu dibandingkan dengan uang fisik yang dicatat oleh kasir. Jika ada perbedaan, maka akan muncul nilai di kolom Selisih.
🔐 Syarat Sistem:
- Closing kasir harus diproses terlebih dahulu agar tombol “Buka Kasir” bisa aktif kembali.
- Jika closing belum dilakukan, maka tombol pembukaan kasir tidak akan bisa diklik sebagai bentuk kontrol operasional.
- Fitur ini mendukung disiplin shift kasir dan menghindari campur aduk data antar hari.
✅ Tips:
- Data closing ini penting untuk audit keuangan harian.
- Selalu lakukan verifikasi uang tunai terlebih dahulu sebelum mengisi data ini.
- Gunakan kolom “Keterangan” untuk memberi informasi shift atau kondisi khusus (misal “Shift Malam Tutup”, “Ada selisih karena kembalian”).
🧾 Struk Closing Kasir
📌 Tujuan:
Struk ini berfungsi sebagai bukti cetak penutupan kasir yang merangkum seluruh aktivitas transaksi dalam satu periode shift atau harian. Struk mencatat semua komponen finansial yang terjadi sejak pembukaan kas hingga penutupan, dan dapat digunakan sebagai dokumen pelaporan internal maupun verifikasi manual oleh kasir dan supervisor.

📋 Komponen Struk:
| Elemen | Penjelasan |
|---|---|
| Informasi Apotek | Nama dan alamat unit apotek/cabang. |
| Judul Struk | Menampilkan nomor struk, tanggal cetak, dan waktu buka-tutup kasir. |
| Jenis Transaksi | Rincian dari sumber pemasukan: |
- Buka kas awal
- Penjualan Resep
- Penjualan Umum
- Penjualan Grosir | | Ringkasan |
- Buka Awal: Modal kas di awal shift
- Total Penjualan: Total dari seluruh penjualan
- Total Retur: Jika ada pengembalian barang
- Sub Total: Jumlah semua pemasukan kas
- Uang Fisik: Jumlah yang dihitung langsung oleh kasir
- Selisih & Koreksi: Jika ada perbedaan
- Keterangan: Catatan dari kasir saat closing
- Piutang, Pembayaran Piutang, Ongkir: Transaksi non-tunai atau khusus lainnya |
🖨️ Cetak & Validasi:
Struk ini bisa dicetak menggunakan:
- Kertas struk (thermal printer) — untuk format kecil dan cepat.
- Kertas A4 biasa — untuk dokumentasi internal lengkap.
Di bagian bawah, tersedia kolom untuk:
- Paraf Kasir & Supervisor
- Keterangan tambahan (jika diperlukan)
Kolom ini digunakan untuk menandatangani dan memverifikasi bahwa laporan kasir telah ditinjau dan disetujui oleh petugas penanggung jawab, menambah validitas administratif.
✅ Manfaat:
- Menjadi arsip tertulis dari transaksi harian.
- Digunakan sebagai bahan audit internal dan pencocokan manual.
- Memastikan transparansi dan akuntabilitas antara kasir dan atasan langsung.